5 Poin ini Wajib Diperhatikan Untuk Kontruksi Fasilitas Logistik

cat untuk logistik konstruksi

Perusahaan memiliki beragam kepentingan visi dan misi agar kinerja perusahaan semakin berkembang dan tidak mengalami kemunduran. Salah satunya dalam pengembangan kontruksi fasilitas logistik yang menekankan agar kinerja dan aktifitasnya mendapatkan hasil yang lumayan tinggi. Selain itu wajib ada upaya penting mencari lokasi fasilitas logistik yang tepat seperti pabrik, warehouse dan distribution center untuk menimalkan biaya trasnportasi.

Hal Yang Diperhatikan Untuk Kontruksi Fasilitas Logistik

Pihak perusahaan juga harus pandai memilih lokasi pabrik yang dekat dengan pasokan bahan baku produksi perusahaan agar tidak memberatkan pekerja. Selain itu pemilihan kontruksi fasilitas logistik harus memperhatikan faktor-faktor yang dapat menunjang, diantaranya adalah lokasi geografi secara umum dan lokasi site secara spesifik.

Untuk itu dibawah ini ada 5 hal penting yang wajib diperhatikan agar kontuksi fasilitas logistik berjalan lancar tanpa hambatan, diantaranya adalah:

1. Mematuhi Semua Hal Lokasi Geografi

Pihak perusahaan wajib menyeimbangkan faktor-faktor kelancaran kontruksi fasilitas logistik agar pekerja dapat maksimal menjalankan tugasnya tanpa ada keraguan. Untuk itu antara kawasan industri, infrastruktur transportasi, pemasok industri, biaya lahan dan macam-macamnya, serta infrastruktur ICT wajib dilakukan secara menyeluruh agar tidak ada hambatan. Selain itu penggunaan material kontruksi seperti cat rumah dan material lainnya juga diperhatikan kualitasnya.

2. Menyeragamkan Pertimbangan Lokasi Site

Menyeragamkan pertimbangan lokasi site juga wajib spesifik agar hasil yang didapatkan dapat maksimal beban anggaran tidak terlalu berat. Sementara lokasi site meliputi akses trasnportasi, area metropolitan, biaya dan pajak lahan, fasilitas penunjang seperti energi, air dan telekomunikasi dan ketersediaan barang dan produk yang diperlukan.

3. Tidak Semua Gudang Memiliki Penanda Lantai

Terkadang ada gudang yang memiliki penanda lantai dan ada yang tidak menggunakan penanda lantai. Tentunya hal itu berkaitan dengan kegiatan operasional yang ada pada gudang tersebut. Sejatinya tatkala sebuah gudang memiliki penanda lantai sudah di pastikan ada dua jenis lalu lintas karena penanda lantai berfungsi sebagai jalur lalu lintas agar pengendara paham tatkala gudang dalam bahaya. Selain itu dinding yang digunakan juga menggunakan pelapis dinding yang berkualitas dan aman terhadap bocor dan lainnya, seperti cat no drop yang sudah teruji berkaulitas tinggi dan diminati banyak orang.


Baca juga: Inspirasi Rumah Klasik Dari Bangunan Bersejarah


4. Adanya Perbedaaan Kode Warna

Kontruksi fasilitas logistik memang membutuhkan perhatian dan ketelitian agar hasilnya dapat maksimal. Untuk itu terdapat perbedaan warna yang populer pada fasilitas kontruksi logistik, diantaranya adalah warna putih, kuning, orange, merah, stripe hitam atau putih dan lain-lain. Perbedaan warna tersebut tentu diseimbangkan dengan hal yang akan dilakukan pekerja agar tidak ada pekerja yang kebingungan dalam menjalankan tugasnya.

5. Memperhatikan Label Penting

Dalam kontruksi fasilitas logistik juga wajib memperhatikan label-label penting dan jangan sampai tertukar karena akan berdampak pada kacaunya kegiatan kontruksi. Bahkan label-label penting tidak hanya berfungsi untuk lantai, namun bisa untuk dinding sebagai tempat-tempat tertentu. Apalagi jika pelapis dindingnya menggunakan cat tembok anti air yang berkualitas, pastinya membuat gedung terjamin keamanannya dan kokoh walaupun sudah bertahun – tahun. Sementara label-label penting tersebut meliputi tanda indentifikasi dock, label pintu darurat, label keamanan tatkala ada bahaya dan lain-lain.

Kontruksi fasilitas logistik wajib ditaati semua pihak agar kegiatan yang ada didalamnya berjalan sesuai rencana. Apalagi untuk menjaga jumlah persediaan fasilitas logistik dapat ditingkatkan kinerjanya agar perusahaan makin berkembang.

 

Categories: Bahan Bangunan