Bagaimana Cara Kerja dari Sistem Penangkal Petir

Cara Kerja dari Sistem Penangkal Petir

Penangkal petir merupakan salah satu peralatan keamanan yang harus ada di setiap bangunan baik itu gedung bertingkat, perumahan maupun fasilitas umum lainnya. Sesuai dengan namanya maka alat ini difungsikan untuk menangkal sambaran petir yang akan menyambar bangunan. Biasanya dengan adanya alat yang satu ini para penghuni bangunan akan merasa lebih aman, karena terbebas dari resiko akan adanya sambaran petir yang dapat saja mengenai bangunan milik mereka. Bahkan, saat ini biasanya di tiap proyek pembangunan rata-rata menggunakan kontraktor listrik, hal ini karena sistem penangkal petir yang ada di suatu bangunan biasanya dipasang menggunakan jasa dari kontraktor tersebut. Untuk pemasangan pun biasanya disesuaikan dengan kebutuhan, ada yang cukup dengan satu sistem grounding namun ada juga yang harus menggunakan hingga 4-5 sistem grounding untuk sistem penangkal petir.

Ketahui Cara Kerja Penangkal Petir, Si Pelindung yang Berguna Untuk Melindungi dari Sambaran Petir!

Sambaran petir merupakan sesuatu yang harus diminalisir bahkan dicegah semaksimal mungkin, karena efek dari sambaran tersebut sangat beresiko tinggi baik ada bangunan maupun pada penghuni yang ada didalamnya. Bahkan, jika anda perhatikan saat ini hampir semua bangunan menggunakan sistem penangkal petir karena hampir semua orang sudah mengetahui fungsi dari sistem tersebut. Jadi, jika musim hujan tiba dan petir berdatangan maka tidak perlu khawatir lagi. Pada dasarnya dalam hal pemasangannya penangkal petir ini rata-rata bersamaan dengan pemasangan instalasi listrik yang ada pada suatu bangunan, namun juga tidak menutup kemungkinan juga ada yang baru memasangnya sesaat setelah membereskan pemasangan untuk instalasi kelistrikan di bangunan tersebut. Nah, jika anda penasaran pada cara kerja dari sistem penangkal petir tersebut maka simak ulasan berikut ini!

  1. Menangkap sambaran petir, pada setiap penangkal petir akan disediakan yang namanya “sistem penerimaan” yang mana sistem ini akan menyambut sambaran petir yang datang. Biasanya didalam sistem penagkapan petir ini juga sudah diperhitungkan berapa kira-kira sambaran yang akan terjadi dan seberapa besar sambaran tersebut.
  2. Menyalurkan petir, petir yang sudag ditangkap selanjutkan akan disalurkan. Dalam penyaluran ini biasanya suatu sistem penangkal telah dilengkap kabel yang berfungsi sebagai penyalur petir untuk ditujukan kedalam grounding yang telah dipasang sebelumnya. Anda juga tidak perlu khawatir karena kabel yang berfungsi sebagai penyalur ini telah disesuaikan dan juga dihitung secara baik, sehingga akan menghindari berbagai kemungkinan seperti adanya loncatan listrik.
  3. Menampung petir, setelah disalurkan biasanya petir akan ditampung ke dalam sistem grounding yang sebelumnya telah dibuat.Tapi anda juga harus memperhatikan bahwa sistem grounding yang dibuat jangan sampai meleset dari perkiraan sebelumnya seperti mudah berkarat atau ternyata grounding dekat dengan sumber air. Hal ini akan menyebabkan grounding sebagai penampung petir tidak akan bekerja dengan maksimal.

Baca juga: Sentuhan Wallpaper Dengan Corak Industrial Yang Keren Abis

 

Pada dasarnya cara kerja sistem penangkal petir sangatlah sederhana mulai dari menangkap, menyalurkan hingga menampung petir ke dalam sistem grounding didalam tanah. Namun, yang perlu anda perhatikan adalah seberapa baik sistem penangkal petir yang akan anda pakai, karena ada beberapa kasus ternyata penangkal petir yang dipasang tidak bekerja sesaui dengan harapan awal saat dimulai pemasangan. oleh karena itu, anda perlu memperhatikan berikut ini agar selain penangkal bekerja dengan baik juga bangunan dan para penghuni didalamnya juga terlindung dengan baik dari resiko sambaran listrik. Yuk, di coba ya!

Categories: Kelistrikan