Desain Kursi Kantor Kekinian Bagi Kaum Milenial? Mengapa Tidak?

Seiring berkembangnya zaman, ruang kerja bukan lagi tempat berkutatnya para pegawai dengan pekerjaannya masing-masing. Di mana bertumpuk-tumpuk file membuat mata terlanjur lelah walau pekerjaan belum sempat dikerjakan.

Bagi kaum milenial, kantor atau ruang kerja juga merupakan tempat untuk ajang eksistensi diri. Di mana suasana kerja dan ‘taman bermain’ harus melengkapi satu sama lain.

Banyak pula dari mereka yang memilih menyelesaikan pekerjaannya di kafe atau resto yang memiliki suasana asik dan menarik, karena dinilai tempat yang nyaman membuat otak bekerja lebih produktif dan fresh tentunya. Bahkan ada beberapa tempat juga yang ‘instagramable’ untuk menarik pengunjung.

Kursi Kantor Kekinian, Perlukah?

Bagi pegawai, kantor adalah rumah kedua, maka ruang kerja diibaratkan sebagai kamar, di mana ruangan tersebut adalah refleksi dari si pemiliknya. Karenanya amat penting bagi pegawai untuk memiliki ruang kerja yang nyaman. Bagaimanakah menciptakan ruang kerja yang nyaman? Penulis sempat mengunjungi beberapa kantor dengan suasana yang sungguh menyenangkan. Rasanya jauh sekali dengan suasana kantor-kantor kebanyakan. Contohnya saja, seperti kantor berikut.

lobby kantor gojek

Baru saja memasuki kantor, kita langsung disuguhkan dengan pemandangan yang sangat bersahabat. Letak sofa yang berada persis di samping meja resepsionis membuat suasana menjadi lebih santai dan nyaman.

Kini, mari kita bergeser ke ruang kerja. Di sana terlihat banyak sekali bertebaran kursi maupun sofa yang didominasi dengan warna hijau, sesuai dengan warna brand dari kantor tersebut.

Bekerja di ruang kantor pastinya membuat pegawai banyak menghabiskan waktunya di kursi kerja. Kursi kantor yang nyaman dipastikan dapat membuat pegawai betah duduk berlama-lama. Dengan kata lain, memungkinkan pekerjaan mudah terselesaikan dengan cepat atau tepat pada waktunya. Maka dari itu, pemilihan material kursi dinilai sangat berperan penting. Tinggi atau rendahnya kursi, menggunakan roda atau tidak, memiliki sandaran atau tidak tentunya juga tidak kalah penting.

Kursi Kantor Direktur Eksklusif Namun Tetap Bernuansa Milenial

Pemilihan material kursi juga dipengaruhi oleh jabatan di suatu kantor. Misalnya saja, untuk pegawai atau staff, kursi yang digunakan berukuran kecil atau sedang, yang penting terlihat nyaman untuk diduduki.

Berbeda lagi kursi kantor direktur. Karena ruang kerja direktur adalah gambaran dari suatu perusahaan. Kursi direktur tentunya harus memiliki ukuran yang lebih besar, karena menunjukkan ‘kekuasaan’ di perusahaan tersebut.

Kursi direktur

Contoh kursi di atas adalah kursi kerja yang cocok untuk direktur. Berbahan material genuine leather yaitu bahan dengan kulit asli, yang pastinya mampu bertahan dalam jangka waktu yang lama meskipun harus mengeluarkan kocek yang relatif mahal.

Kursi Kantor Direktur Milenial

Nah, ini dia kursi yang pantas direkomendasikan untuk para direktur di era milenial. Perpaduan dua warna yang manly yaitu hitam dan biru langit, tapi juga masih bisa bersifat unisex.

Dilengkapi dengan bantalan di bagian leher dan pinggang, yang sesuai dengan anatomi tubuh, membuat kedua bagian tersebut tidak mudah pegal.

Ketinggian kursi serta sandaran tangan yang juga bisa diatur tinggi rendahnya. Roda yang membuat kita tetap aktif walau berada di atas kursi sekalipun.

Yang lebih hebat lagi, sandaran tubuh pada kursi tersebut bisa dibongkar pasang sesuai dengan kebutuhan.  Sandaran kursi bila dipasang akan mengesankan suasana formal, sementara sandaran kursi jika dilepas akan mengesankan suasana yang santai dan bersahabat, cocok ketika sedang membicarakan hal-hal di luar pekerjaan.

Jadi, desain kursi kantor kekinian bagi kaum milenial? Mengapa tidak?

Categories: Furniture